Peneliti Sosial

Rentang Gaji: Rp1jt - Rp6jt

Tentang Karier

Ini dia info lengkap tentang karier impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

"Profesi peneliti sosial merujuk pada individu yang melakukan penelitian ilmiah dalam bidang ilmu sosial. Penelitian sosial melibatkan investigasi dan analisis tentang perilaku manusia, masyarakat, dan dinamika sosial. Peneliti sosial menggunakan metode ilmiah untuk memahami berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, dan interaksi manusia. Peneliti sosial menggunakan metode penelitian ilmiah untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi data. Ini melibatkan penggunaan wawancara, kuesioner, observasi, dan analisis statistik. Peneliti sosial dapat fokus pada berbagai bidang studi, termasuk antropologi, sosiologi, psikologi sosial, ekonomi, ilmu politik, dan lain sebagainya. Peneliti sosial memusatkan perhatian pada pemahaman masalah sosial seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, konflik sosial, perubahan budaya, dan lain-lain. Proses penelitian sosial melibatkan langkah-langkah sistematis untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, menganalisis, dan memberikan makna pada data. Peneliti sosial berkontribusi pada pemahaman kita tentang masyarakat dan manusia, dan hasil penelitian mereka dapat memiliki dampak langsung pada kebijakan, praktik, dan pemahaman umum. Profesi peneliti sosial dapat ditemui di berbagai lembaga penelitian, universitas, organisasi non-pemerintah, pemerintah, dan sektor swasta."

Jabatan

Ini dia jabatan yang tersedia di karier ini. Kamu bisa memilih jabatan yang sesuai dengan minatmu.

Asisten Peneliti Sosial Koordinator Penelitian Pemimpin Tim Penelitian Evaluasi Program

Rekomendasi Jurusan

Rekomendasi jurusan kuliah di Program Studi ini, lengkap dengan prospek karier untuk masa depanmu

Lihat Jurusan Lainnya

Rekomendasi Kampus

Temukan beragam kampus yang sesuai dengan karier ini.

university
Negeri
logo
Universitas Tanjungpura
Universitas Tanjungpura didirikan pada tanggal 20 Mei 1959 dengan nama Universitas Daya Nasional di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Daya Nasional sebagai sebuah universitas swasta. Pendirinya merupakan tokoh-tokoh politik dan pemuka masyarakat Kalimantan Barat, yang dikoordinasikan langsung oleh Oevaang Oeraay. Pada saat berdiri universitas ini memiliki dua fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Tata Niaga. Para tenaga pengajar pada masa-masa tersebut adalah para sarjana dan sarjana muda yang terdapat di daerah Kalimantan Barat.[2] Status Universitas Daya Nasional berubah menjadi Universitas Negeri Pontianak berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 53 Tahun 1963 Tanggal 16 Mei 1963. Namun tanggal peringatan penetapan status universitas negeri ditetapkan 20 Mei 1963 dengan nama Universitas Negeri Pontianak dan ditandai pula dengan dibukanya dua fakultas baru yaitu Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik serta perubahan nama Fakultas Tata Niaga menjadi Fakultas Ekonomi. Sejalan dengan situasi politik RI tahun 1965, nama universitas diubah menjadi Universitas Dwikora (berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 278 Tahun 1965 tanggal 14 September 1965), sekaligus menandai pembukaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol).[3] Akhirnya nama Universitas Dwikora berganti lagi menjadi Universitas Tanjungpura (Untan), berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 171 Tahun 1967. Nama Universitas Tanjungpura ini berasal dari nama Kerajaan Tanjungpura yang terletak di Kalimantan Barat. Hingga saat ini, Untan telah memiliki sembilan Fakultas dengan jenjang pendidikan hingga doktoral (S3) serta memiliki Rumah Sakit Universitas Tanjungpura.
university
Swasta
logo
STISIPOL Candradimuka Palembang
Cikal bakal berdirinya Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Candradimuka adalah Akademi Publisistik Candradimuka Palembang (APCP) yang didirikan oleh Yayasan Seni dan Ilmu Pengetahuan (YASIP) pada tahun 1967. Sejalan dengan perkembangan pendidikan di tanah air maka pada tahun 1979 Akademi Publisistik Candradimuka Palembang (APCP) berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial (STIS) Candradimuka dengan dua jurusan yaitu: Jurusan Ilmu Komunikasi dan Ilmu Administrasi. Selanjutnya pada tahun 1985 Sekolah Tinggi Ilmu Sosial (STIS) Candradimuka berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Candradimuka, yang terdiri dari empat jurusan yaitu: Jurusan Ilmu Komunikasi, Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial dan Jurusan Ilmu Politik. Pada tahun 2005 Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Candradimuka mulai melakukan regenerasi pada berbagai bidang. Melalui rapat senat STISIPOL Candradimuka, Dr. Hj. Lishapsari Prihatini, M.Si. terpilih menjadi Ketua STISIPOL Candradimuka dengan perolehan suara yang sangat signifikan. Perubahan besar dilakukan oleh Ketua baru STISIPOL Candradimuka Dr. Hj. Lishapsari Prihatini, M.Si. Awal perubahan besar tersebut mulai dari penataan kembali gedung perkuliahan, perekrutan dosen berbagai disiplin ilmu baik akademis maupun praktisi sebagai tenaga pengajar dan fasilitas pendukung perkuliahan lainnya. Langkah tersebut dilakukan terus-menerus untuk menjaga komitmen STISIPOL Candradimuka demi menghasilkan sarjana-sarjana yang berkualitas, profesional dan kredibel sesuai dengan kompetensi disiplin ilmu massing-masing.Pada tahun 2006 STISIPOL Candradimuka membuka program pascasarjana (S2) Magister Administrasi Publik/MAP.
Lihat Kampus Lainnya

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang
Menu
Profil
Riwayat